Kamis, 21 Februari 2013

Guru Korban Culik di Mandau Mengalami Depresi Berat

DURI - Aksi Penculikan yang menimpa salah seorang Guru Taman Kanak kanak (TK) Aisyiyah Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Tis Mainir (35) hingga kini masih menjalani perawatan intensive disalah satu Rumah Sakit Di Kota Duri dikarenakan menderita depresi berat akan musibah yang menimpanya.

Hal tersebut dijelaskan kakak korban, Wati saat ditemui sejumlah wartawan dikediamannya, Kamis (21/2/13)." Sampai saat ini adik kami masih shock akan musibah yang menimpanya. Setelah visum tempo hari sudah dibawa pulang, akan tetapi malam tadi korban masih mengeluh sakit disekujur tubuhnya, oleh karena itu kami bawa kembali kerumah sakit untuk dirawat,"jelas Wati.

Ditambahkan Wati, banyaknya kerabat korban yang mengunjungi memberikan semangat sedikit membuat korban tidak dapat beristirahat dengan tenang." Jika dipegang seluruh bagian tubuhnya, korban kerap mengeluh sakit. Apalagi dibahagian luka lebam dan memarnya,"cetus Wati lagi.

Ditempat terpisah, Kapolsek Mandau Kompol Dani Ardiantara melalui Kanit Reskrim AKP Maetertika melalui sambungan telepon genggamnya menjelaskan bahwasannya guna mengungkap motif penculikan akan guru TK tersebut pihaknya belum dapat menyimpulkan dikarenakan kondisi korban yang masih lemah dan mengalami depresi berat.

"Belum ada perkembangan kasusnya, korban masih depresi,"jelas Kanit singkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar